SENTER TANPA BATERAI

SENTER TANPA BATERAI
CARA BUAT SENTER TANPA BATERAI | KLIK DI GAMBAR...

09 Oktober 2019

Soal tentang block silinder sepeda motor, Soal UN no 26 SMK TSM 2014 / 2015 Paket soal B, disertai dengan pembahasan


Soal :

Pada bagian tengah mesin sepeda motor terdengar kasar pada putaran mesin menengah sampai tinggi, dari hasil diagnosa tersebut dapat disimpulkan bahwa….

a.  Terdapat keausan pada piston
b.  Terdapat keausan pada roda timing chain
c.  Terdapat keausan pada roda timing sprocket
d.  Terdapat keausan pada rocker arm dan camshaft
e.  Terdapat celah yang besar pada rocker arm dan camshaft

Pembahasan :

Mesin / engine sepeda motor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian atas (kepala silinder / cylinder head), bagian tengah (blok silinder / cylinder block), dan bagian bawah (blok mesin / crankcase). Pada soal diatas terdapat permasalahan yaitu bagian tengah mesin sepeda motor terdengar kasar pada putaran mesin menengah sampai tinggi, berarti permasalahan terjadi pada komponen yang terletak di dalam blok silinder. Coba kita amati gambar blok silinder di bawah ini :



Gambar di atas adalah gambar mesin bagian tengah / blok silinder, pada blok silinder terdapat komponen : silinder, piston, piston ring, piston pin, kepala kecil stang seher. Sehingga apabila terjadi permasalahan pada mesin bagian tengah maka kemungkinan besar kerusakannya terjadi pada komponen-komponen tersebut.

Berdasarkan uraian diatas jawaban soal yang paling tepat adalah “a” Terdapat keausan pada piston

klik disini untuk menuju halaman selanjutnya....

08 Oktober 2019

Soal tentang tanda piston sepeda motor, Soal UN no 25 SMK TSM 2014 / 2015 Paket soal B, disertai dengan pembahasan


Soal :
Pada gambar berikut ditunjukkan “tanda titik” pada piston, cara pemasangan yang tepat adalah….



a. tegangan input akan turun jika temperature mesin meningkat

b. tegangan output akan turun jika temperature mesin meningkat
c.         nilai tahanan akan turun jika temperature mesin meningkat
d.        daya output dan input akan turun jika temperature mesin meningkat
e.        nilai tahanan dan tegangan akan naik jika temperature mesin meningkat



Pembahasan :

Pada saat melakukan pemasangan piston harus hati – hati, tidak boleh terbalik antara bagian atas dan bawah karena jika terbalik akan berakibat fatal.

Terdapat tanda yang perlu kita cermati pada saat melakukan pemasangan piston. Tanda pada piston bisa berupa tanda titik, tanda panah, dan tanda IN seperti pada gambar di bawah ini :

Perhatikan pada bagian yang ditandai dengan lingkaran merah



·       Tanda IN
Piston dengan tanda IN artinya pada saat melakukan pemasangan piston, pastikan tanda IN pada kepala piston menghadap ke lubang masuk di kepala silinder

·       Tanda titik
Piston dengan tanda titik artinya pada saat melakukan pemasangan piston, pastikan tanda titik pada kepala piston menghadap ke lubang buang di kepala silinder

·       Tanda panah
Piston dengan tanda panah artinya pada saat melakukan pemasangan piston, pastikan tanda panah pada kepala piston menghadap ke lubang buang di kepala silinder (untuk motor 4tak) atau menghadap lubang buang di blok silinder (untuk motor 2tak)

Jawaban untuk soal di atas adalah “b” Tanda panah pada piston berarti pada saat pemasangan ke bawah

klik disini untuk menuju halaman selanjutnya....

Soal tentang engine temperature sensor sepeda motor, Soal UN no 24 SMK TSM 2014 / 2015 Paket soal B, disertai dengan pembahasan


Soal :
Pernyataan yang benar mengenai engine temperature sensor adalah….



a.  tegangan input akan turun jika temperature mesin meningkat
b.  tegangan output akan turun jika temperature mesin meningkat
c.  nilai tahanan akan turun jika temperature mesin meningkat
d. daya output dan input akan turun jika temperature mesin meningkat
e. nilai tahanan dan tegangan akan naik jika temperature mesin meningkat


Pembahasan :

Engine Temperature Sensor/ sensor suhu mesin merupakan salah satu sensor pada sepeda motor injeksi yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal tentang suhu mesin ke ECU, selanjutnya ECU akan menghitung seberapa banyak bahan bakar yang diinjeksikan dengan akurat.

Pada sepeda motor berpendingin air, sensor suhu mesin (coolant temperature sensor) terpasang pada saluran sistem pendingin air yang bertugas membaca suhu mesin melalui cairan pendingin. Apabila suhu cairan pendingin bertambah maka diasumsikan suhu mesin juga akan naik. Sedangkan pada sepeda motor berpendingin udara, engine temperature sensor membaca suhu mesin dengan melalui perantara oli mesin, apabila suhu oli mesin bertambah maka diasumsikan suhu mesin juga akan naik. Komponen sensor ini juga disebut sebagai engine oil temperature

Engine temperature sensor mengirimkan informasi tentang suhu mesin ke ECU berupa sinyal listrik. Pada saat kunci kontak “ON” listrik dari baterai akan mengalir menuju ECU sebesar 12 volt, ECU mengalirkan listrik menuju engine temperature sensor sebesar 5 volt, kemudian engine temperature sensor akan mengirim balik tegangan listrik menuju ECU. Besarnya tegangan listrik yang dikirimkan ke ECU tergantung dari besarnya hambatan yang dihasilkan oleh thermistor pada engine temperature sensor. Dibawah ini adalah grafik yang terbentuk antara besar hambatan thermistor (k ohm) dan suhu mesin (oC)
Pada saat suhu mesin rendah nilai tahanan thermistor tinggi, nilai tahanan akan semakin rendah seiring dengan bertambahnya suhu mesin
  

Berdasarkan uraian di atas, jawaban dari soal di atas adalah “c” nilai tahanan akan turun jika temperature mesin meningkat



07 Oktober 2019

soal tentang main jet karburator, Soal UN no 23 SMK TSM 2014 / 2015 Paket Soal B, disertai dengan pembahasan


Soal :
Perhatikan gambar berikut, jika terjadi kerusakan pada komponen nomor 4 (tersumbat) maka akan menyebabkan….



a. float tidak akan bekerja secara normal (naik-turun)
b. bahan bakar akan terus mengalir kedalam ruang pelampung
c. terjadi gangguan aliran bahan bakar pada saat putaran mesin tinggi
d. terjadi gangguan aliran bahan bakar pada saat putaran mesin rendah
e. jumlah bahan bakar akan berlimpah dan terbuang melalui saluran buang pada ruang pelampung

Pembahasan :
Pada gambar soal adalah gambar komponen karburator no.1 = float (pelampung bahan bakar), no.2 = jarum pelampung, no.3 = pen float, no.4 = main jet, no.5 = pilot jet. Masing – masing komponen tersebut berfungsi sebagai :

1. Float (pelampung bahan bakar)
Sebagai pengapung di dalam ruang pelampung (mangkuk karburator), berperan mengatur ketinggian bahan bakar di dalam mangkuk karburator.
2. Jarum pelampung
Sebagai valve membuka dan menutup saluran bahan bakar yang terletak diatas float. Apabila float naik maka jarum pelampung akan tertekan dan selanjutnya menyumbat saluran bahan bakar. Sebaliknya jika pelampung turun maka jarum pelampung akan membuka saluran dan bahan bakar akan mengalir menuju mangkuk karburator.
3. Pen float
Pen pengikat float (pelampung) sekaligus sebagai engsel poros bergeraknya pelampung karburator.
4. Main jet
Berfungsi untuk mensuplai bahan bakar pada saat putaran tinggi
5. Pilot jet
Berfungsi untuk mensuplai bahan bakar pada saat putaran rendah

Jawaban soal diatas adalah “c” terjadi gangguan aliran bahan bakar pada saat putaran mesin tinggi

klik disini untuk menuju halaman selanjutnya....

soal tentang sensor bahan bakar, Soal UN no 22 SMK TSM 2014 / 2015 Paket Soal B, disertai dengan pembahasan


Soal

Salah satu sensor pada sepeda motor injeksi yang berfungsi mendeteksi suhu mesin untuk menetapkan jumlah penyemprotan bahan bakar adalah….

a. EOT sensor
b. HO2 sensor
c. TP sensor
d. IAT sensor
e. IAP sensor

Pembahasan :

Gambar diatas adalah beberapa sensor yang terdapat pada sepeda motor yang menggunakan system PGM FI. System sensor pada sepeda motor PGM FI berfungsi untuk mengirimkan sinyal data ke ECM, data dari system sensor diolah oleh ECM dan selanjutnya ECM akan memerintahkan actuator untuk melaksanakan tugasnya yaitu menyemprotkan bahan bakar (nozzle) dan memercikkan bunga api pada busi.

Beberapa sensor yang terdapat pada sepeda motor yang menggunakan system PGM FI diantaranya sebagai berikut :

§  Sensor MAP mendeteksi tekanan Inlet Pipe intake .
§  Sensor TP mendeteksi sudut bukaan katup throttle .
§  Sensor IAT mendeteksi temperatur Inlet Pipe intake
§  Sensor Bank Angle mendeteksi sudut kemiringan sepedamotor (untuk safety)
§  Sensor Engine Oil Temp. mendeteksi suhu oli mesin.

Jawaban dari soal di atas adalah “a” EOT sensor
semoga bermanfaat....


04 Oktober 2019

Soal UN no 21 SMK TSM 2014 / 2015 Paket Soal B, disertai dengan pembahasan, soal tentang pemeriksaan tutup radiator


Soal :
Pada gambar berikut ini diperlihatkan cara pemeriksaan tutup radiator, penyebab terjadinya kebocoran pada tutup radiator adalah….


a. tutup radiator penyok/ berubah bentuk
b. kebocoran selang menuju radiator
c. kuatnya tekanan pegas pada tutup radiator
d. air pendingin yang tidak baik
e. elastisitas karet perapat yang baik



Pembahasan :
Perhatikan gambar penampang tutup radiator di bawah ini :



Tutup radiator berfungsi untuk menutup lubang radiator agar cairan pendingin tidak tumpah dan mencegah kotoran masuk ke dalam radiator. Selain dari fungsi itu tutup radiator juga berfungsi untuk mengatur tekanan cairan pendingin di dalam radiator. Apabila suhu cairan di dalam sistem pendinginan naik maka tekanannya pun bertambah, apabila tekanan cairan pendingin telah mencapai limit seperti yang tertulis pada tutup radiator (0,7 atau 0,9 dalam satuan bar) pada saat ini tutup radiator (pressure valve) akan terbuka sehingga cairan pendingin akan mengalir keluar menuju tangki cadangan.

Pemeriksaan tutup radiator seperti pada gambar soal diatas bertujuan untuk memeriksa kebocoran pressure valve tutup radiator. Pada pemeriksaan ini jarum penunjuk pada pressure cap tester harus mununjuk pada angka sesuai dengan angka/kode yang tertulis pada tutup radiator (0,7 atau 0,9 bar). Seandainya hasil pengukuran tidak mencapai angka tersebut dimungkinkan pressure valve tidak menutup dengan baik, bisa jadi karena karet pada pressure plat aus atau bisa jadi karena kekuatan tekan valve spring sudah melemah.

klik disini untuk menuju ke halaman selanjutnya....

Soal UN no 20 SMK TSM 2014 /2015 Paket Soal B disertai dengan pembahasan, soal tentang pemeriksaan pompa oli sepeda motor

Perhatikan gambar berikut ini, pemeriksaan yang benar berdasarkan gambar tersebut adalah....
a. celah sisi
b. celah atas
c. celah antara driven rotor dan body
d. celah antara drive dan driven rotor
e. celah antara drive rotor dan driven rotor


Pembahasan :

Untuk menyelesaikan soal diatas mari kita perhatikan gambar di bawah ini :


  • Gambar paling atas adalah gambar komponen pompa oli sepeda motor cub beserta nama – nama komponennya
  • Gambar 1 adalah gambar pengukuran celah antara ujung rotor dalam (drive rotor) dengan ujung rotor luar (driven rotor), batas servisnya = 0.20 mm.
  • Gambar 2 adalah gambar pengukuran celah antara rotor luar (driven rotor) dengan rumah pompa oli (body), batas servisnya = 0.20 mm.
  • Gambar 3 adalah gambar pengukuran kerataan permukaan menggunakan fuller gauge dan survace plate, batas servisnya = 0.15 mm.

Dengan memahami gambar dan uraian diatas tentu anda dapat menentukan sendiri mana jawaban yang paling tepat terkait dengan Soal UN no 20 SMK TSM 2014 /2015 Paket Soal B disertai dengan pembahasan, soal tentang pemeriksaan pompa oli sepeda motor